LeEco Gaet Suntikan Dana Rp 18,8 Triliun

Masalah finansial yang menimpa LeEco ini dikarenakan oleh ekspansi mereka yang cukup agresif ke sejumlah bisnis baru, seperti ponsel pintar serta mobil listrik otonom, dari bisniss awal mereka yang adalah penyedia layanan streaming video.

Sejumlah langkah telah di ambil perusahaan yang di pimpin oleh Jia Yueting ini untuk bisa menyelamatkan LeEco. Mereka pun juga memperoleh suntikan dana sebesar USD 600 juta untuk memberi dukungan unit otomotif serta sejumlah bisnis teknologinya.

Walau tengah kesulitan dana, LeEco masih mulai membangun pabrik mobil listriknya di negeri China, tepatnya diprovinsi Zhejiang, Hari rabu (28/12/2016). Pabrik itu pada tahap pertama kalinya disebut akan menyedot dana yang sebesar USD 1,6 miliar untuk proses pembangunannya, dengan kapasitas produksi sebanyak 400 ribu mobil setiap tahun.